
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke-300 Tahun, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Grobogan, Dr. Wahono, S.Pd., M.Pd, menghadiri Kirab Tirta Kamulyan yang berlangsung khidmat dan sarat makna budaya. Selasa, 10 Februari 2026

Kirab Tirta Kamulyan diawali dengan pengambilan air suci dari Sendang Goa Sinawah, yang diyakini memiliki nilai filosofis sebagai simbol kesucian, sumber kehidupan, serta harapan akan kesejahteraan masyarakat Grobogan. Air tersebut kemudian diserahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Karangsari kepada Camat Grobogan, untuk selanjutnya dibawa menuju Kelurahan Grobogan sebagai bagian dari prosesi kirab.

Kepala Disporabudpar Grobogan, Dr. Wahono, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Kirab Tirta Kamulyan menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Grobogan selama tiga abad, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya.
“Kirab Tirta Kamulyan menjadi simbol doa dan harapan bersama agar Kabupaten Grobogan senantiasa diberkahi keselamatan, kemakmuran, dan kemajuan di masa depan,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke-300 Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus menguatkan identitas budaya daerah, mendorong partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap sejarah dan kearifan lokal Grobogan.
