
Dalam rangka menyambut dan mempersiapkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke-300 tahun 2025, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan ziarah ke makam para leluhur pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian awal yang sarat makna spiritual, sejarah, dan budaya sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh pendiri wilayah Grobogan.
Ziarah dipimpin langsung oleh Kepala Disporabudpar Grobogan, didampingi Sekretaris Dinas serta para Kepala Bidang di lingkungan Disporabudpar. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Grobogan, Drs. Kurnia Saniadi, M.Si., yang memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Adapun lokasi ziarah meliputi makam Ki Ageng Getas Pendowo, Ki Ageng Selo, dan Ki Ageng Tarub, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah dan perkembangan peradaban di wilayah Grobogan dan sekitarnya. Para peserta melakukan doa bersama, tabur bunga, serta refleksi sejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para leluhur yang telah meletakkan dasar kehidupan masyarakat hingga saat ini.
Kepala Disporabudpar Grobogan menyampaikan bahwa ziarah leluhur ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal, semangat perjuangan, serta rasa cinta terhadap sejarah daerah. Menurutnya, peringatan 300 tahun Kabupaten Grobogan merupakan tonggak penting yang harus dipersiapkan dengan penuh makna dan kebersamaan.
“Aspek budaya dan sejarah menjadi ruh utama dalam peringatan hari jadi kali ini. Melalui ziarah ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengenang jasa para pendahulu dan melanjutkan perjuangan mereka dengan membangun Grobogan yang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Grobogan, Drs. Kurnia Saniadi, M.Si., mengapresiasi langkah Disporabudpar dalam mengawali rangkaian Hari Jadi ke-300 dengan kegiatan yang sarat nilai budaya. Ia berharap momentum ini dapat memperkuat identitas daerah serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap sejarah Grobogan.
Ke depan, Disporabudpar Grobogan bersama perangkat daerah terkait akan menyiapkan berbagai agenda budaya, seni, dan pariwisata sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke-300 tahun 2026. Diharapkan peringatan bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga mampu mendorong pelestarian budaya dan peningkatan potensi pariwisata daerah.
